Minggu, 28 April 2013

Mau FF (Fanfiction) Setuju Gak Kita Post FF ?

Halo memberedeul <3

Annyeong haseyo *bungkuk*

Disini siapa yang SONE?!
Disini siapa yang EXOTICS?!
Disini siapa yang SHAWOL?!
Disini siapa yang ELF?!
Disini siapa yang...... aishh capek lah -_-

Okkay,tau FF kan? jangan bilang gak tau? ._.
Okedeh mimin jelasin, FF semacam cerbung (cerita bersambung) atau cerita langsung bersambung. *Gak ngerti min?* Jadi kayak semacam cerpen yang genre nya ada macam-macam yaitu comedy, romance, friendship, angst, dll. Tapi pemain cerita/cast nya adalah bias kamu ataupun idol KPOP !!

WOW BANGET GAK SIH?!

Kalo mimin yah tertarik banget sama yang namanya FF secara, mimin punya Wordpress untuk mempublish beberapa FF buatan mimin dan temen-temen mimin. Kalo Cover mimin yang buat deh ;)
Kapan-kapan aja mimin jelasin lebih lanjut tentang FF, ini contoh FF kalo kamu tertarik bilang di cmment jangan diem aja ya ^^
Nanti mimin bakal lebih sering post FF :D

-------------------------------------------------------

-BELUM ADA COVER-



Title: Touch (untuk sementara)

Cast:  - Seohyun SNSD / Seo Joo Hyun
- YoonA SNSD / Im Yoon Ah
- SeHun EXO K / Oh Se Hun
- Another SNSD members
-Another EXO members
- Temukan sendiri ne^^

PG: PG-10

Genre: Sad, Romantic, Friendship, Action,
Length: Oneshot

Seohyun POV
Aku heran dengan diriku sendiri, apa aku kelainan jiwa? Atau semacamnya. Tapi sungguh ini sangat mengganggu hidupku. Aku bisa mendengar isi hati semua orang hanya dengan menyentuh tubuh orang tersebut. Kalian mungkin berfikir itu kelebihan yang luar biasa. Namun, mendengar isi hati orang lain sungguhlah tidak menyenangkan.
“Seo Joo Hyun.” Terdengar geming suara dari depan kelas. Ah, seosangnim Changmin sedang mengabsen,
“Ne, hadir.”
Aku mengangkat tanganku dengan lembut dan suara yang sedikit gemetar. Sungguh aku tadi mendengar isi hati seosangnim yang sangat mengerikan. Tadi pagi aku bersentuhan dengannya dan aku mendengar isi hatinya yaitu Sebelum dia berangkat mengajar, dia memukul istrinya yang sedang hamil karena tidak membuatkan seosangnim sarapan. Makanya aku gemetar saat di absen olehnya.
SKIP>>
Sampai sekarang, hari kedua sekolah. Aku belum mendapat seorang chingu yang setia padaku. Yang bisa mengerti aku. Mungkin mereka takut padaku karena aku tidak pernah tersenyum ataupun tertawa sama sekali. Mereka melihatku sebagai Seohyun yang angkuh dan aneh. Padahal mereka salah, aku selalu gemetar melihat mereka. Dibalik kepribadian mereka yang ceria, ternyata mereka mudah saling membenci. Oh Tuhan, andai saja aku tidak tahu isi hati mereka, mungkin aku tidak akan setakut ini.
Tiba-tiba seseorang mengaburkan lamunanku.
“Kau Seohyun kan? “
Benar seseorang memanggilku dari belakang, dia menyentuh pundakku. Saat kumelihatnya, oh ternyata dia adalah Oh Se Hun, dia hampir sama seperti ku pendiam dan tidak terlalu aktif di kelas. Aku hanya berharap saat itu dia menawarkan diri jadi chingu baruku. Namun tidak,
“Tolong ambilkan penghapusku.”
Dia menunjuk penghapusnya yang jatuh di bawah mejaku. Akupun mengambilnya. Lalu menyerahkan penghapusnya dengan senyuman yang ku usahakan sekeras mungkin. Karena, masa sih aku takut dengan Sehun yang pendiam? Dia kan tak punya niat buruk.
“Gamsahamnida”  Katanya.
Sehun pun langsung menggunakan penghapusnya dengan tenang. Tak terasa aku merasa keringat dingin sendiri. Padahal isi hati nya yang kudengar tidak buruk, dia hanya mengatakan:
Seohyun anak yang sangat baik, bahkan senyumannya benar-benar manis’
Aniyoo.. apa aku tidak salah dengar dengan isi hatinya? Senyumku manis. Oh Tuhan terimakasih, aku akan mulai menjadi anak yang baik dan selalu tersenyum.
SKIP>>
Sejak itu aku selalu memerhatikan Sehun untuk memancing percakapan dengannya. Sungguh aku hanya ingin menjadi chingu barunya, ku mohon Oh Se Hun lihatlah aku, ajak aku bicara atau kalau tidak… aku akan kehilangan banyak harapan.
Aino… Dia sama sekali tidak memandangku,
Aku pun jadi ketakutan sekarang, mengapa Sehun jadi dingin? Aura kelas ini serasa berubah sekali. Aku jadi tidak bersemangat lagi. Padahal sejak Sehun waktu itu bilang senyumku manis (walaupun di dalam hatinya) aku akan bertekad untuk selalu tersenyum. Namun sekarang, harapan itu sirna. Atau apakah mungkin aku menyukai Oh Se Hun?
Aku masih memandangi Sehun dengan tatapan kesal, dan seketika itu ada seorang yeoja yang berlari kearah ku dan tak sengaja bersentuhan dengan tanganku. Spontan aku terbayang isi hatinya,
‘Jangan sok mencari perhatiannya Oh Se Hun. Dasar cewek mengerikan. Kau saja tak pernah tersenyum.’
Ya ampun? Siapa yeoja itu? Akupun langsung menengok ke belakang. Ternyata dia adalah Dani T-Ara, sang ketua kelas. Tapi anehnya saat aku menatap wajahnya, dia malah tersenyum. Benar-benar aneh bukan manusia itu? Di dalam hatinya dia benci padaku, namun di luar hatinya dia tersenyum padaku. Ini yang tidak kusuka dari manusia. Mereka itu munafik sekali.
SKIP>>

#
Dua minggu kemudian..

Author POV
Seohyun mengenakan seragam sekolahnya, dia sekarang sudah siap untuk berangkat ke sekolah. Tempat yang mengerikan itu. Sampai saat ini pun Seohyun tak pernah cerita kepada orangtuanya tentang ini. Dia memendamnya selalu,
“Seohyun, kau tidak apa-apa kan?”
Omonni menarik tangan Seohyun yang hendak pergi. Soehyun terhenti dan menatap mata ibunya dengan tatapan ‘ya aku baik-baik saja’.  “Ne, aku tidak apa-apa.”
Lalu Seohyun berangkat ke stasiun kereta yang ada di dekat rumahnya, hanya dengan kereta lah Seohyun bisa ke sekolahnya. Karena di daerah Bussan ini hanya ada satu sekolah pusat yaitu di Bussan Center Academy.
Seohyun melangkahkan kakinya dengan pasti, dan dalam hatinya ia berkata
‘Aku yakin aku akan dapat chingu yang setia padaku, makanya aku tidak akan menyerah’
----
#
Bussan Center Academy
Author POV
Seohyun sudah sampai di hamparan rumput sekolahku, dia datang pagi-pagi sekali. Dia pun menyusuri jalan masuk kelasnya, di jalan dia sempat dijahili oleh BaekYeol couple yang katanya couple paling ganas dan gila di sekolah ini setelah couple TaeNy.
“Yeojaa… ada uang mu jatuh tuh!” Baekhyun yang disapa Bacon itu menunjuk lantai sambil menggugah pundak Seohyun.
Seohyun pun lalu menengok kearah yang ditunjuk oleh Baekhyun. “Mwo?”
BaekYeol pun lalu tertawa terbahak-bahak. Lalu berseru bersama,
“MATA DUITANN! GYAHAHA.”


Seohyun POV
Apa-apaan ini? Baru pagi-pagi saja aku sudah dikejutkan seperti ini, mwo. Ini gila, Baekhyun tampangnya memang cute tapi mengapa dia brutal dan gila seperti ini? Begitu juga Chanyeol yang tinggi dan tampan, tapi sayangnya aku dibuat ilfil sama kelakuannya.
“Dia adalah korban kita yang pertama!” Chanyeol pun membuka mulutnya yang selebar samudera itu dengan teganya -_-
Aku pun langsung melanjutkan jalanku ke kelas, masih terdengar suara-suara mereka berdua yang bergema akibat masih sepinya sekolah.
“Chukkae ne yeoja !!! Kau tlah menjadi..” Suara Baekhyun habis dia pun berdehem-dehem *nah sukurin!*
Chanyeol melanjutkan omongan Baekhyun,
“Kau tlah menjadi korban kita yang pertamaaa~ yo, yo.. ” Lanjut Chanyeol sambil di lagu-kan dan di tambah rap.
Baiklah, kini aku sudah jauh dari kedua orang autis itu. Setidaknya suara mereka yang sangat berisik sudah tidak terdengar lagi,

--Bersambung---

Penasaran? sayangnya gak bakal dilanjut, kalo mau dilanjut komen aja ntar mimin kasih sedikit toleransi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar